Minggu, 16 Februari 2014

PSIKOPAT PART 3

Oleh :Annisa Nurjannah


“kau ada waktu?”
                “minggu sore”
                “oke berarti aku masih mempunyai waktu2 hari untuk ku temukan foto SD ku hheheh… wassalamu’alaikum”
                “wa’alaikumsalam”

                Hmmm..dimana ya foto SD ku? (berlari menuju kamarku sehabis dari meja telepon)
                Oohh.. mungkin di lemari.. (membuka lemari hingga histeris mengacak-acak berkas)


                “ouw shit ! pasti di kamar yang satunya lagi , hmm..”
                Ya , semenjak semuanya berbeda , aku pun tak berani lagi tidur sendirian di kamarku lagi , di lantai 2 samping kamar kakak . pastinya seluruh lantainya pun akan sesepi kuburan , ayah tiriku langsung menyetujuinya saat aku merengek minta kamar baru . seharusnya tak usah repot-repot minta izin kepadanya ya? Ini kan rumahku , hmm.. (tersenyum sinis)
                Itu dia kamar kakak , kamarku? Kamar paling sudut  dan tak begitu besar . ku rasa kamarku akan jauh lebih menyeramkan nih . ah.. ayolah… tak ada gunanya kalau aku takut.
                Bismillah… ku coba membuka pintu . kesat sekali pintunya sampai menimbulkan bunyi . entah bunyinya kreek atau cit aku tak peduli . wangi . aku memang baru mandi . tapi ini bukan wangi sabunku . ku cepat-cepat nyalakan lampu kamar , rupanya masih terhubung .
                Haduuh.. kenapa banyak sekali lemari disini ? mulai dari mana nih aku harus mencarinya . hmm,, mungkin dari lemari belajar dulu .
                Apa ini? Kotak sepatu? Kenapa bisa ada disini? Coba kubuka . apa ini?!

                “’salam kangen , rina’ , ‘ai lop yu sam , tiwi’ , ’adit tolong dibaca ya , ratna’ , dwi , rahayu , siti , pink , pink , merah , pink , pink , pink lagi , pink , pink , pink , kuning?” Ku lipat langsung ku masukkan ke dalam kantong celana ku.
                “hah.. dimana ya?”

09:30 PM
                “aw !” terbentur susunan buku di atas kasur.
                Masih berusaha terbangun dari indahnya fatamorgana alam mimpi . lagi-lagi terbangun ketika mendapat segmen terpeleset dari bunga tidur.
                “kenapa sih nih lampu , kedap-kedip begini ? tadi gak kenapa-kenapa. Hoaammzz… jam berapa? Hah? Jam 9? Kok wangi lagi ya?”
                Aromanya membuat ku terbangun . aku masih duduk termangu di kasur , belum mau beranjak untuk meninggalkan kamar aneh ini . ku pejamkan mata sejenak . ada harum . ada sejuk . seperti ku kenal suasana seperti ini . ini… seperti kamarku yang ada di bawah? Dan ku membuka mata lagi..
                “tuh kan AC nya nyala! Siapa yang nyalain? Bego banget pintunya ga ditutup lagi!
----tiba-tiba pingsan----

                Maksutnya pura-pura pingsan . habisku bingung harus menggunakan cara apa lagi untuk menghilangkan kepanikan ini . jantung serasa lari-larian . astagfirullah al’adzim…. Lampu tiba-tiba kedip begini , jam di kamar masih aktif , AC tiba-tiba menyala.. haduuh.. kenapa gak bias pingsan beneran aja sih? Kan enak pasti pagi-pagi udah ada yang bangunin . kalau begini ceritanya , gimana caranya mau kabur L . kalau soal wanginya … memang ada pewangi ruangan yang tergantung tepat di dpean swingernya .

If I die young, bury me in satin Lay me down on a, bed of roses Sink me in the river, at dawn Send me away with the words of a love song

Uh oh, uh oh

Lord make me a rainbow, I'll shine down on my mother She'll know I'm safe with you when she stands under my colors, oh, And life ain't always what you think it ought to be, no Ain't even grey, but she buries her baby

The sharp knife of a short life, 
                Itu bunyi ponsel yang kuletakkan sedari tadi . nada dering panggilan . siapa ya kira-kira yang nelpon malem-malem begini? Kan ceritanya lagi pingsan L . masa bangun , terus tiba-tiba ngangkat telepon? Kan aneh …
                Mati-berdering-mati-berdering  lagi . sampai empat kali kudengarkan nada dering ponselku itu terputar ulang . syukurlah sekarang mulai lagi .
                Hah sudahlah ! lebih baik ku bangun .. daripada harus mati suri semalam di kamar aneh ini .

Drt..drt..
                Secepat kilat ku sambar handphone ku . ku cob baca pesan sms ini, ditemani cahaya lampu yang galau . entah ia ingin mati atau hidup ., sungguh tak jelas perangai lampu itu . bia-bisa mataku rusak nih.
Message from agni à open
                Lusa aku ulang tahun , tak usah bawa kado . minggu malam @twinscafe ^.^
Backà 4 missed calls from agni

Agni adalah… ah nanti sajalah ku ceritakan.. rasanya ingin cepat-cepat kuhampiri  kasurku yang ada di bawah , mumpung semua orbs belum terlihat jelas di mataku . ku turuni anak tangga ke-9 , kulihat lagi kearah kamar itu , lampunya masih berkedip tapi kali iniagak kemerah-merahan , ah sudahlah . tangga yang ku turuni , melingkar menembus ruang dapur , masih berusaha menuju kamar . ahh mataku…

“den.. aden..?”
“hah..” setengah membuka mata
“aduh den.. kok tidurnya malah di meja makan begini den?”
“hah..? kenapa emang bi? Ga boleh? Ga suka? Omonganku mulai ngelantur saking ngantuknya
“ya.. ga wajar aja den , masa tidur di dapur. Aden belum makan malem ya? Aden kemana aja sih daritadi bibi cariin”
“entar aja deh bi ceritanya. Itu matiin dulu tuh AC di kamar saya yang di atas . kamarnya jangan diberesin dulu . trus pintunya biarini aja kebuka”

---beberapa menit kemudian—
                “den , bangun den… nih udah bibi angetin lagi sayur sama ikannya”
                “lah.. AC nya udah dimatiin belum?” mengangkat tubuh mulai membangunkan diri lagi
                “udah den”
                “yaudah saya pengen cuci muka dulu . kamar mandi dapur sering dipake kan bi?”
                “sering kok , emang kenapa den?”
                “engga.. eh iya bibi disini aja , temenin saya makan”

06:00 AM
                Tinininit tinininit Tinininit tinininit Tinininit tinininit Tinininit tinininit Tinininit tinininit tinininit

Hmmm.. acara apa sih pagi-pagi buta begini? Ku coba raih reminder bangsat itu , yang berkali-kali merusak jam tidurku , tapi kalau tak ada dia mungkin aku takkan pernah sedisiplin ini .
“well.. well.. well.. aku bangun min ! iya ini udah bangun !” panggilan sayang untuk reminderku ‘mino’

subject : kak ari
contents : mengirimnya ke tempat rehabilitasi lagi

hmm.. apa mungkin psikopat bias disembuhkan dengan cara rehab saja? Entahlah sepertinya kurang efektif . baru seari di Jakarta sudah terisi dua acara . lebih baik kubuat dulu .

Sunday , august 22th
subject : temen SD
contents : Tanya tentang foto itu
place : d’cost
time : 03:00 PM
alarm : on

subject : Agni
contents : dia ulang tahun yang ke 56 . gausah bawa kado (?)  aneh kan -_-
place : twins café
time: 08:00 PM
alarm : off

oiya.. sekarang aku bisa menceritakan agni itu siapa . ia perempuan cantik dua tahun lebih tua dari ku , bukan 56 tahun ckck, itu hanya iseng hehe . dia yang pernah membelaku dalam pembunuhan kasus ayah . ayah membunuh ayah . hah seharusnya kalian berdua membunuhku saja . menyibakkan selimut dan turun dari ranjang emasku . semoga hari ini lancer-lancar saja .
“bi….” Haya mengeluarkan kepala di batas pintu kamar
“iya den iya..” lari terbirit-birit “ono opo toh den?”
“bikini sarapan , telor dadar pedes cabe , di atasnya telor mata sapi jangan pedes tapi yang kerasa ya garemnya , teruus… kasih mayonnaise di atasnya . sama susu coklat panas . hmmm.. apa lagi ya? Oiya , pisangnya jangan lupa bi”
“ (&*^%&^%$%^&*(@#!@##@$%^*()* ”
“apal ga bi?”
“insyaallah apal den hehehe”
“yaudah entar taro di meja kerja saya ya bi”
“ oke deh den”
Aku pun menutup pintu kembali

@work room
                Ku akan googling semua tentang kakak . Satu ketikan mantap yang di wakili jari tengah menekan tombol enter .
Psikopat secara harfiah berarti sakit jiwa. Psikopat berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit. Pengidapnya juga sering disebut sebagai sosiopat karena perilakunya yang antisosial dan merugikan orang-orang terdekatnya.
Psikopat tak sama dengan gila (skizofrenia/psikosis) karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Gejalanya sendiri sering disebut dengan psikopati, pengidapnya seringkali disebut orang gila tanpa gangguan mental. psikopat adalah orang yang memanifestasikan perilaku amoral dan antisocial , kurang mampu untuk mencintai atau menjalin hubungan pribadi yang bermakna , ego yang ekstrem , dan gagal untuk belajar dari pengalaman . maka itu ada baiknya anda

“menngenal cirri khas mereka? Itu bias saja boss , tetangga atau teman anda sendiri???”

Menurut penelitian sekitar 1% dari total populasi dunia mengidap psikopati. Pengidap ini sulit dideteksi karena sebanyak 80% lebih banyak yang berkeliaran daripada yang mendekam di penjara atau di rumah sakit jiwa, pengidapnya juga sukar disembuhkan .

“sukar disembuhkan? emang apasih penyebabnya?” ku masukkan lagi keyword ‘penyebab psikopat’ 

Penyebab psikopat menurut beberapa sumber : Perbandingan orang normal , pembunuh spontan dan pembunuh terencana berdarah dingin menunjukkan perbedaan aktivitas otak bagian prefrontal cortex . bagian otak lobus frontal dipercaya sebagai bagian yang membentuk kepribadian .

Sejumlah ilmuwan mengatakan bahwa semakin sering Anda menggunakan kata-kata “bunuh” "mati" dan "kubur" di dalam akun Twitter Anda, itu menunjukan Anda punya peluang besar menjadi seorang psikopat.

                Akun twitter? Bunuh , mati , kubur?apa hubungannya?? Di akun twitterku , aku sedikit menuliskan bioku dengan kata ‘bury me’ . Apa aku seorang sosiopat juga? Sebegitu singkat , sebegitu menarik , itu menurutku sih.. saat aku menulis itu aku tak merasakan emosi apa-apa . apa mungkin semua ini hanya kebetulan?
                “masyaallah..”  kubanting tubuh ini yang mulai lemas . lebih baik kuurusi seribu orang gila daripada harus mengurusi satu orang seperti kakak . dia gila tapi tak terlihat gila! Okee.. seharusnya ku kirim e-mail terlebih dulu ke pusat  rehabilitasi . hampir.. saja lupa .
                Oke sending success! Mudah-mudahan ceritaku saat mengunjungi kakak cukup membuat para psikolog yakin saat membaca e-mailku berusan.
                Oke… it’s time for breakfast… entah mengapa telur-telur itu melupakan ketegangan duniawi , hahaha membuat bibirku terguncang  . menggoyangkan lidahku saat mayonnaise dan cabainya mulai menyebar di mulut , dan di selingi coklat panas pula .
                “uuups… ah , panas banget” melepuh ujung lidahku
Gelaku beruap . begitu cantik . rasanya inginku spertinya . uap tak pernah mengeluh . hidup dalam suhu tinggi . panas , panas sekali . begitu keras hati . dingin , dingin sekali . tapi tapi terlihat sabar juga . jika panas menyeruak ke atas .tetap percaya diri . atau jika dingin ia memeluk dinding gelas , dan masih punya malu…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar