Rabu, 27 Agustus 2014

Kalamullah dalam bahasa Arab

Ada berapa sebenarnya jumlah bahasa di dunia? Menurut Ethnologue, saat ini ada sekitar 6.912 bahasa yang dituturkan orang di seluruh dunia. Jumlah ini tentu saja masih diragukan keakuratannya karena tiap hari ada bahasa baru yang mungkin muncul, sebaliknya ada pula bahasa yang punah.

Lalu, Apa yang membuat bahasa Arab begitu penting untuk dipelajari? Sejak tahun 1974, bahasa Arab digunakan sebagai salah satu bahasa resmi di PBB ini yang membuat bahasa Arab menjadi masuk dalam kategori 10 bahasa yang paling banyak digunakan di dunia dengan urutan ke-5 nya. Bukan hanya itu mempelajari bahasa Arab tentulah penting bagi kita umat muslim, karena Al-Qur’anul karim kitab umat muslim diseluruh dunia dituliskan dalam bahasa Arab. Walaupun tentu ada penerjemahan disampingnya, tetapi tata cara membacanya harus tetap menggunakan bahasa Arab.

Jadi, apapun bahasa lahiriah kita tentu kita wajib mempelajari bahasa Arab ini. Karena Al-Qur’an adalah Kalamullah yaitu Al-Kalam (ucapan/firman) langsung Allah swt. yang diturunkan oleh Allah swt. kepada Nabi Muhammad saw. dengan melalui perantara malaikat jibril. Apalagi Indonesia dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Apa jadinya jika mengaku muslim tetapi tidak bisa berbahasa Arab? Tidak bisa bukan berarti sangat buruk. Hanya saja memang perlu keinginan kuat untuk memperdalam ilmu agama Islam ini.
Perlu kita ketahui bahwasanya Al-qur’an adalah pedoman bagi setiap manusia di dunia yang merupakan kitab penutup pelengkap dari kitab-kitab terdahulu. Dimana yang membacanya atau mendengarkannya saja mendapat pahala kebaikan. Pedoman berarti Imam, acuan. Sesuatu yang wajib kita ikuti, kita kaji, kita pelajari untuk mendapat kemashalatan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga hidup menjadi terarah dunia maupun akhirat.

Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
تركت فيكم امرين لن تضلوا ما تمسكتم بهما كتاب الله و سنة نبيه
“aku meningggalkan kepada kalian dua perkara, jika kalian berpegang teguh kepada keduanya maka kalian tidak akan tersesat selama-lamanya. Dua perkara tersebut adalah kitabullah (al-Qur’an) dan sunnahku (al-Hadits).

Dalam sabda Rasulullah saw. diatas artinya dengan mempelajari al-qur’an dan al-hadits maka kita pun dijamin oleh Allah tidak akan tersesat dalam agama Islam. Kembali lagi kepada bahasa yang digunakan di dalamnya yaitu bahasa Arab. Jadi bagi kita kaum muda generasi penerus bangsa ini yang akan menjadi penopang teguhnya jayanya Indonesiaku sangatlah penting mulai dari sekarang kita pelajarilah bahasa Arab yang indah dan penuh pahala ini. Coba bayangkanlah betapa sempurnanya jika negara kita dipimpin oleh negarawan yang fasih dalam bacaan al-Qur’annya dan mengerti baik pengkajiannya tentu ia akan membawa bangsa dan negara Indonesia ini dalam kemakmuran dan penuh perhitungan yang akurat seperti penciptaan langit dan bumi yang jelas terbukti banyak surat-surat pendukung di dalam al-Qur’an.

Dan terlebih lagi jika kaum muda-mudi banyak belajar bahasa Arab dengan giat dan tekun tentunya akan mudah memimpin diri sendiri dalam hal kebaikan serta bisa saling membawa dan menasihati satu sama lainnya.

Tetapi mulai sekarang jangan hanya membayangkannya saja dooong!! Ayo kita mulai belajar bahasa Arab dengan sungguh-sungguh dan penuh kesabaran dalam memahaminya. Insyaallah dengan bersabar dan bersungguh-sungguh akan mendapat limpahan rahmat dan karunia-Nya.. “man jadda wa jada” barang siapa bersungguh-sungguh, maka akan mendapatkannya . Semoga sedikit kajian ini bisa mencerahkan. amiin.. ya robbal ‘alamiin..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar