Kini tidak
hanya merdeka
Lelang alam
dimana-mana
Seraut manis permata
Menghiasi
kalbumu
Lautan makin
membiru
Bangkit aral
Tak melupakan
sejarah yang telah bicara
Anggun elok pemuda-pemudi
Menjenjangkan
kaki-kakinya
Menari bebas
menelusuri adat dan budayanya
Menggelakkan
matanya
Menyudut penuh
keyakinan
Mereka yang
mengadahkan
Mohon ampun,
mohon petunjuk
Apabila
guratan datang
Kembali lagi
kepada sembahannya
Karena kali
ini sempat sunyi
Dan kami
menghargai
Atap-atap yang
menyokong
Bayangan
tiang-tiang mahakarya
Pelindung
pondasi keluarga mentari
Pengantin
memakai kain keramatnya
Mahkota
pemberi tahta baru
Arak-arakan
pesta rakyat
Tak bisa
ditolak semaunya
Warna-warni
makhluk tanah
Tak pernah
bisa melupakan ciri kami
Tak pernah
bisa bedakan kami
Apabila musuh
datang lagi
Kami siap
memerangi
Dengan mata
pisau berbeda-beda
Yang kami
miliki
Himpunan
nada-nada indah
Tersembunyi di
dalam bambu
Sering
mendamaikan riuh di dalam dada
Beribu langgam
telah tersedia
Logat-logat
pribumi yang mendarah daging
Menguatkan
suara hati
Singa tenggara
ini
Senyum manis
Indonesiaku
Makin membentang
Untaian zamrut
khatulistiwa
Terlambangkan
Sabang Merauke
Tak memisahkan
jiwa-jiwa para pengabdi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar